Lamongan – Warga Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terapung di Sungai Bengawan Solo, Senin (26/1) sore.
Kapolsek Kalitengah AKP Heri Prasetya, bersama anggota Polsek Kalitengah dan tim medis dari Puskesmas Kalitengah, segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid,S.Pd membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Peristiwa tersebut bermula pada Senin, (26/01) sekitar pukul 16.00 WIB saat seorang warga berinisial H, warga Desa Kuluran, saat itu sedang mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo.” jelasnya.
Ketika berada di tepi sungai, saksi melihat ke arah aliran Bengawan Solo dan mendapati sesosok mayat mengapung dalam posisi telungkup.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada Kepala Desa Kuluran, yang kemudian diteruskan ke Polsek Kalitengah.
Berdasarkan informasi tersebut, Kapolsek Kalitengah bersama anggota dan tim medis Puskesmas Kalitengah langsung meluncur ke TKP.
Setibanya di lokasi, petugas memastikan adanya sesosok mayat laki-laki yang terapung di Sungai Bengawan Solo.
Selanjutnya petugas Polsek Kalitengah melakukan proses evakuasi terhadap jenazah, mencatat dan meminta keterangan saksi di lokasi penemuan serta berkoordinasi dengan Polsek Karanggeneng.
“Koordinasi dilakukan terkait penemuan satu unit sepeda motor yang sebelumnya ditemukan di atas Jembatan Bengawan Solo wilayah Karanggeneng.” lanjutnya.
Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Dr. Soegiri Lamongan menggunakan ambulans Puskesmas Kalitengah.
Hasil pengenalan keluarga dan dikuatkan melalui properti celana yang melekat pada jenazah serta proses identifikasi oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan memastikan bahwa mayat laki-laki yang sebelumnya berstatus Mr. X tersebut teridentifikasi sebagai NA warga desa Pangkatrejo Kecamatan / Kabupaten Lamongan.
Diketahui, kejadian penemuan mayat ini memiliki keterkaitan dengan peristiwa penemuan satu unit sepeda motor di atas Jembatan Bengawan Solo wilayah Karanggeneng pada Minggu (25/1) dini hari.
“Setelah seluruh proses identifikasi selesai, korban akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.” tutupnya.












Leave a Reply